Visi negara-negara ASEAN membentuk kawasan perdagangan bebas adalah untuk meningkatkan daya saing ekonomi dengan menjadikan ASEAN sebagai basis produksi dunia serta menciptakan pasar regional bagi 600 juta penduduknya.

Salah satu yang terdampak oleh perdagangan bebas tersebut adalah profesi akuntansi. Pada tahun 2014 negara-negara ASEAN menandatangani Mutual Recognition Arrangement on Accountancy Service (MRAA). MRAA ini ditujukan untuk memberikan fasilitas dengan memberikan keyakinan yang memadai atas kualifikasi, kompetensi, dan integritas etika seorang akuntan dari satu negara ASEAN agar dapat bekerja atau berpraktik di negara ASEAN lainnya.

Untuk dapat berpraktik di negara ASEAN lainnya seorang akuntan profesional harus terdaftar atau memiliki sertifikat ASEAN Chartered Professional Accountants (ACPA).

Seorang ACPA dapat bekerja di negara lain di ASEAN dengan batasan: Tidak menandatangani laporan audit dan laporan pemberian jasa lainnya yang memerlukan izin (kecuali ada negosiasi terpisah secara bilateral atau multilateral).