UNDANGAN DENGAR PENDAPAT PUBLIK (PUBLIC HEARING) DE ISAK 35, AMENDEMEN PSAK 1, AMENDEMEN PSAK 24, PENYESUAIAN TAHUNAN 2018, DAN PPSAK 13

Pada 25 Juli 2018, Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) IAI telah mengesahkan Draf Eksposur (DE)  Amendemen PSAK 24: Imbalan Kerja tentang Amendemen, Kurtailmen, atau Penyelesaian Program dan DE Penyesuaian Tahunan 2018. Selanjutnya pada 26 September 2018, DSAK IAI juga mengesahkan beberapa DE:

  • DE ISAK 35: Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba;
  • DE Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Judul Laporan Keuangan;
  • DE PPSAK 13: Pencabutan PSAK 45: Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba.

Sebagai bagian dari due process procedures dalam penyusunan SAK serta untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari praktisi, regulator dan masyarakat atas penerbitan DE tersebut di atas, maka DSAK IAI mengundang Bapak/Ibu untuk hadir dalam acara “Dengar Pendapat Publik DE ISAK 35, Amendemen PSAK 1, Amendemen PSAK 24, Penyesuaian Tahunan 2018 dan PPSAK 13” yang akan dilaksanakan pada:

Hari, tanggal : Rabu /31 Oktober 2018

Waktu dan Agenda    : 

13.30 – 14.00 WIB Registrasi
14.00 – 15.15 WIB
  • DE Amendemen PSAK 1 Penyajian Laporan Keuangan tentang Judul Laporan Keuangan
  • DE ISAK 35 Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba
  • DE PPSAK 13 Pencabutan PSAK 45: Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba
15.15 – 16.00 WIB
  • DE Amendemen PSAK 24 Imbalan Kerja tentang Amendemen, Kurtailmen, atau Penyelesaian Program
  • DE Penyesuaian Tahunan 2018

Tempat            : Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No 1, Menteng, Jakarta 

Untuk mengikuti kegiatan di atas, Bapak/Ibu harus melakukan registrasi secara online dan dapat mengunduh materi DE ISAK 35, Amendemen PSAK 1, Amendemen PSAK 24, Penyesuaian Tahunan 2018 dan PPSAK 13 di sini. Kapasitas yang tersedia adalah 80 tempat dan demi kenyamanan Bapak/Ibu, perwakilan dari masing-masing entitas yang dapat menghadiri acara ini kami batasi maksimum dua orang. 


DSAK IAI juga mengharapkan partisipasi publik untuk memberikan tanggapan tertulis secara online atau melalui email: dsak@iaiglobal.or.id atas DE ISAK 35, DE Amendemen PSAK 1 dan PPSAK 13 yang disertai dengan dasar dan alasan yang mendukung paling lambat tanggal 31 Desember 2018, sedangkan DE Amendemen PSAK 24 dan Penyesuaian Tahunan 2018 paling lambat 16 November 2018. 

Materi acara dapat diunduh di link berikut ini.
http://bit.ly/materi_31102018

File Lampiran:


Isi Komentar

Nama Lengkap
@
Masukkan kode di atas

Komentar

Timotius Haartje Tomatala

  • 22 Oktober 2018 15:35:55
  • |
  • Haartjedunnand@gmail.com

PSAK 45 selama ini tumpang tindih dengan PSAK 1 dalam pemyajian Laporan Keuangan. Karena SAk sudah bergesar dari Rule Based ke Prinsipal Based sehingga untuk Pemyajian Laporan Keuangan cukup menggunakan PSAK 1 namun secara umum harus mengakomldir Entitas Nonlaba juga selanjutnya untuk lebih teknis diatur dalam ISAK 35 ini. Jadi saya sangat setuju dgn Pencabutan dan penerbitan yg baru hanya saja ada beberapa hal yg perlu dipertimbangkan terkait ISAK 35, yaitu sbb: 1. Setelah dibaca sepintas kelihatannya tidak ada perbedaan yg subtansial dgn PSAK 45 tetapi kenapa harus Retrospoktive ya (PSAK 25) mengingat informasi keuangan Entitas nonlaba kurang significant terhadap user atau penyumbang dan kecuali ada dampak pajak. 2. Apakah Surplus dari Laporan Penghasilan Komprehensif merupakan obyek pajak, bila tidak bagaimana kalau tetap menggunakan Perubahan Aset Neto? Untuk sementara demikian dari saya. Regards Haartje


Timotius Haartje Tomatala

  • 22 Oktober 2018 09:35:55
  • |
  • Haartjedunnand@gmail.com

Apakah dengan nama Laporan Penghasilan akan menjad obyek pajak atas organisasi non laba?


Muhammad

  • 17 Oktober 2018 19:33:08
  • |
  • kja.muhammadharun@gmail.com

Mohon daftar an Muhammad


Lim Suryanto

  • 17 Oktober 2018 13:50:31
  • |
  • lim.suryanto@gmail.com

untuk Tampat2 beribadah juga perlu..menurut saya..ada PSAK khusus tempat beribadah. jadi jelas masuk uang dari mana? (Bisa mengantisipasi/emndeteksi uang masuk dari luar yang mungkin untuk keperluan yang tidak berkenan..terorisme atau yang lainnya). Hanya suatu pemikiran saja... terima kasih.


Meta Oktafia

  • 16 Oktober 2018 16:24:12
  • |
  • meta@tp.sfai.id

Saya setuju dengan pencabutan PSAK 45 ini. karena memang seharusnya untuk entitas nirlaba punya SAK tersendiri dan terpisah karena PSAK lebih mengatur ke laporan keuangan yang bersifat komersial. Harusnya dengan penerbitan DE iSAK 35 akan lebih memperjelas tentang perlakuan akuntansi untuk entitas - entitas nirlaba.


© IKATAN AKUNTAN INDONESIA 2019