Home    Kontak    Sitemap         Indonesia | English
 
   
     
 
| Info IAI | Ekonomi | PPL IAI

Info IAI

“Akuntan Profesional Adalah Mental Menjaga Reputasi”
22-05-2012 11:30

Sandiaga S Uno (CEO Saratoga Capital)

“Akuntan Profesional Adalah Mental Menjaga Reputasi”


Nama Sandiaga Salahuddin Uno berkibar sebagai enterpreneur muda terkemuka tanah air yang gemilang membangun tirah bisnis dari sektor pertambangan, keuangan, sampai penerbangan. Dengan Memegang teguh mindset keakuntansian, dia mengaku beruntung dalam setiap pengambilan keputusan bisnis. 

Sandiaga bukanlah tipikal usahawan konvensional tanah air, yang cenderung mengadalkan intuisi dan emosionalitas dalam berbisnis. Dia seorang visioner, rasional, modern dan filosofis. Background pendidikan akuntansi telah menempa pola pikir Sandiaga, agar senantiasa ‘ilmiah’ dan kritis dalam membaca dan menganalisis realitas keekonomian. 
Dengan keilmuan akuntansi, Sandiaga tumbuh sebagai enterpreneur nasional yang memiliki perspektif terbuka, sistematis, dan komprehensip bukan sosok businessman instan dan reaksioner dalam membaca tren pasar demi keuntungan pribadi dan sesaat. 

Alumnus Wichita State University ini mengaku kaidah-kaidah conservatism, going concern, accountability, transparancy, fairness, dan konsistensi tak pernah diabaikannya dalam berbisnis, karena menurutnya governance adalah bahasa bisnis yang esesial untuk sebuah entitas. Tak mengherankan bila laporan posisi keuangan (neraca), laporan laba rugi komprehensip, (P&L), dan laporan arus kas sebagai senjata utamanya dalam mengambil keputusan bisnis strategis. 
Sandiaga mengakui terkadang telat dalam mengambil keputusan bisnis ketimbang enterpreneur lainnya karena kedisplinan mengandalkan laporan keuangan sebagai basis untuk melakukan komitmen investasi di sebuah korporasi. 

“Sejak SMA saya sudah ingin jadi akuntan. Akuntansi memberikan disiplin, approach, dan mindset . Setelah hijrah menjadi entrepreneur, disiplin akuntan tidak terlepas. Saya beruntung mendapat pendidikan dasar akuntansi. Saya beruntung juga diajak oleh IAI duduk di Dewan Konsultatif Standar Akuntansi Keuangan,” ujar pria kelahiran Rumbai, Pekan Baru, 28 Juni 1969 ini kepada Majalah Akuntan Indonesia belum lama ini.

Menyikapi rencana transformasi profesi akuntan yang dicanangkan IAI , Sandiaga meniali akuntan memang harus memiliki identitas profesionalisme. Tapi tak berarti untuk menjadi akuntan profesional, berarti harus berkarir sebagai akuntan publik atau menyandang identitas Certified Public Accountant. Menurutnya yang terpenting dari akuntan profesional adalah bagaimana individu bersangkutan,  bisa memprofesionalisasikan background keilmuan akuntansinya ketika berkiprah di sebuah bidang apakah sebagai bankir, financial analyst, enterpreneur, preparer laporan keuangan, ataukah auditor.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Periode 2005-2008 ini mengatakan pula bahwa akuntan profesional adalah mental untuk menjaga reputasi baik di mata publik, agar senantiasa dipercaya kompetensi dan integritasnya dalam menjalankan tanggungjawab keprofesiannya. Sebagai seorang enterpreneur, dia merasakan sekali arti penting seorang akuntan dalam lingkup bisnis. Mereka tak sekedar sebagai penyusun financial statement, tapi juga bisa membantu menganalisis dan menjelaskan gambaran perusahaan dan tren bisnis secara lebih terperinci, akurat, serta  efektif.

Tak hanya itu, akuntan juga berperan besar dalam mewujudkan governance di lingkungan pemerintah dan usaha, sebab akuntan merupakan pilar strategis dari sistem akuntabilitas dan transparansi kenegaraan, yang bisa mewujudkan pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan bertanggungjawab untuk menjaga kelangsungan negeri ini di masa mendatang. 

Secara pribadi, Sandiaga sangat mendukung realisasi gagasan transformasi akuntan Indonesia yang sedang disiapkan IAI saat ini. Dalam bayangannya, akuntan profesional adalah akuntan yang mampu menjaga integritas, komitmen, kompetensi, dan selalu mengedepankan profesionalitas, transparansi, dan menjunjung kode etik serta pilar terciptanya prinsip good corporate governance.
Untuk menjadi akuntan profesional, Sandiaga meminta agar akuntan memegang teguh prinsip-prinsip dasar keprofesian seperti integritas, kejujuran, beretika, disiplin, bertanggungjawab, berdedikasi dan memiliki independensi. Selain itu, akuntan profesional senantiasa update dan aware dengan informasi terkini mengenai perekonomian dan perubahan dalam dunia usaha. 

Alumnus Magister dari George Washington University Amerika Serikat ini menegaskan akuntan Indonesia harus berkomitmen untuk menjadi akuntan profesional, agar selain bisa bersaing dengan akuntan-akuntan dari luar negeri juga bisa mendunia di tataran global. Dia mengatakan keunggulan akuntan Indonesia adalah kecerdasan, kompetensi, inovasi, dan tekad yang kuat untuk bisa kompetitif dalam percaturan nasional dan internasional. Untuk itu bisa mencapai level prestise tersebut, akuntan Indonesia harus memegang teguh prinsip kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas.

“Akuntan adalah aset bangsa dan harus berada di garda terdepan untuk keluar dan bersuara dalam merespon isu-isu aktual untuk menciptakan ekonomi yang bersih dan fair. Saya berharap dengan identitas akuntan profesional  ada benchmarking standarisasi akuntan sehingga semua yang memiliki gelar akuntan profesional itu bangga dan tidak semena-mena terhadap profesinya. IAI harus menyiapkan proses mentoring bagi akuntan-akuntan muda agar memiliki role model yang menjadi inspirasi mereka,” ungkapnya. (PUT/AFM)



kirim berita

Berita yang lain




Web     IAI Global